

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Fungsi FLOOR
<a name="r_FLOOR"></a>

Fungsi FLOOR membulatkan angka ke bawah ke bilangan bulat berikutnya. 

## Sintaksis
<a name="r_FLOOR-synopsis"></a>

```
FLOOR(number)
```

## Pendapat
<a name="r_FLOOR-argument"></a>

 *jumlah*   
Angka atau ekspresi yang mengevaluasi ke angka. Itu bisa berupa`SMALLINT`,, `INTEGER``BIGINT`,`DECIMAL`,`FLOAT4`,`FLOAT8`, atau `SUPER` tipe. 

## Jenis pengembalian
<a name="r_FLOOR-return-type"></a>

FLOOR mengembalikan tipe data yang sama sebagai argumennya. 

Ketika input adalah `SUPER` tipe, output mempertahankan tipe dinamis yang sama dengan input sementara tipe statis tetap `SUPER` tipe. Ketika tipe dinamis `SUPER` bukan angka, Amazon Redshift kembali. `NULL`

## Contoh
<a name="r_FLOOR-example"></a>

Contoh berikut menggunakan database sampel TICKIT. Untuk informasi selengkapnya, lihat [Database sampel](c_sampledb.md).

Untuk menunjukkan nilai komisi yang dibayarkan untuk transaksi penjualan tertentu sebelum dan sesudah menggunakan fungsi FLOOR, gunakan contoh berikut. 

```
SELECT commission 
FROM sales 
WHERE salesid=10000;

+------------+
| commission |
+------------+
|      28.05 |
+------------+

SELECT FLOOR(commission) 
FROM sales 
WHERE salesid=10000;

+-------+
| floor |
+-------+
|    28 |
+-------+
```