

 Amazon Redshift tidak akan lagi mendukung pembuatan Python UDFs baru mulai Patch 198. Python yang ada UDFs akan terus berfungsi hingga 30 Juni 2026. Untuk informasi lebih lanjut, lihat [posting blog](https://aws.amazon.com/blogs/big-data/amazon-redshift-python-user-defined-functions-will-reach-end-of-support-after-june-30-2026/). 

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# CHANGE\_SESSION\_PRIORITY
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY"></a>

CHANGE\_SESSION\_PRIORITY memungkinkan pengguna super untuk segera mengubah prioritas sesi apa pun dalam sistem. Hanya satu sesi, pengguna, atau kueri yang dapat dijalankan dengan prioritas`CRITICAL`.

## Sintaksis
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-synopsis"></a>

```
CHANGE_SESSION_PRIORITY(pid, priority)
```

## Argumen
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-argument"></a>

 *pid*   
Pengidentifikasi proses sesi yang prioritasnya diubah. Nilai `-1` mengacu pada sesi saat ini. Membutuhkan `INTEGER` nilai.

 *prioritas*   
Prioritas baru yang akan ditugaskan ke sesi. Argumen ini harus berupa string dengan nilai`CRITICAL`,`HIGHEST`,`HIGH`,`NORMAL`,`LOW`, atau`LOWEST`. 

## Jenis pengembalian
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-return-type"></a>

Tidak ada

## Contoh
<a name="r_CHANGE_SESSION_PRIORITY-example"></a>

Untuk mengembalikan pengidentifikasi proses proses server yang menangani sesi saat ini, gunakan contoh berikut.

```
SELECT pg_backend_pid();
               
+----------------+
| pg_backend_pid |
+----------------+
|          30311 |
+----------------+
```

Dalam contoh ini, prioritas diubah menjadi `LOWEST` untuk sesi saat ini.

```
SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(30311, 'Lowest');
               
+---------------------------------------------------------------------------------------+
|                                change_session_priority                                |
+---------------------------------------------------------------------------------------+
| Succeeded to change session priority. Changed session (pid:30311) priority to lowest. |
+---------------------------------------------------------------------------------------+
```

Dalam contoh ini, prioritas diubah menjadi `HIGH` untuk sesi saat ini.

```
SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(-1, 'High');

+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
|                                     change_session_priority                                     |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
| Succeeded to change session priority. Changed session (pid:30311) priority from lowest to high. |
+-------------------------------------------------------------------------------------------------+
```

Untuk membuat prosedur tersimpan yang mengubah prioritas sesi, gunakan contoh berikut. Izin untuk menjalankan prosedur tersimpan ini diberikan kepada pengguna database`test_user`.

```
CREATE OR REPLACE PROCEDURE sp_priority_low(pid IN int, result OUT varchar)
AS $$
BEGIN
  SELECT CHANGE_SESSION_PRIORITY(pid, 'low') into result;
END;
$$ LANGUAGE plpgsql
SECURITY DEFINER;
GRANT EXECUTE ON PROCEDURE sp_priority_low(int) TO test_user;
```

Kemudian pengguna database bernama `test_user` memanggil prosedur.

```
CALL sp_priority_low(pg_backend_pid()); 

+------------------------------------------------------+
|                        result                        |
+------------------------------------------------------+
| Success. Change session (pid:13155) priority to low. |
+------------------------------------------------------+
```