

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Unggul
<a name="actions-excel"></a>

Tindakan Excel memungkinkan Anda membaca, memperbarui, dan membuat file Excel di otomatisasi Anda. Semua tindakan Excel mendukung format file.xlsx dan .xlsm. Pengidentifikasi buku kerja mempertahankan referensi di beberapa operasi.

**catatan**  
Sementara nilai dapat dibaca dari file.xlsm, eksekusi makro tidak didukung.

## Buat Buku Kerja Baru
<a name="create-new-workbook"></a>

Membuat file Excel kosong. Mengeluarkan pengenal buku kerja yang dapat Anda gunakan untuk memperbarui spreadsheet pada langkah selanjutnya.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (output): Nama variabel yang menyimpan referensi buku kerja untuk tindakan masa depan (default:) `workbook_id`

## Buka Buku Kerja yang Ada
<a name="open-existing-workbook"></a>

Memuat file Excel yang ada. Mengembalikan pengenal buku kerja yang dapat Anda gunakan untuk memperbarui spreadsheet dalam langkah selanjutnya. Hanya mendukung file Excel (.xlsx).

**Properti:**
+ **File Excel** (wajib): File xlsx yang akan dibuka, biasanya disimpan dalam variabel (mis.,) `my_file`
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (output): Nama variabel menyimpan referensi buku kerja (default:) `workbook_id`

**Persyaratan File:**
+ Harus berupa file Excel (.xlsx) yang valid
+ File harus dapat diakses sebagai objek file media

## Simpan Buku Kerja
<a name="save-workbook"></a>

Menyimpan pembaruan ke file Excel. Memungkinkan Anda memperbarui nama file dan jenis file untuk buku kerja yang disimpan.

**Properti:**
+ **Nama File** (wajib): Nama untuk file yang disimpan tanpa ekstensi (mis., “Laporan Bulanan”)
+ **Jenis File** (dropdown): Format output - saat ini mendukung XLSX (default: XLSX)
+ **File Tersimpan** (output): Variabel menyimpan objek file yang disimpan (default:`saved_file`)

## Baca Lembar
<a name="read-sheet"></a>

Mendapat data dari berbagai sel. Tindakan menyimpan output dalam variabel tabel data.

**Properti:**
+ **Pengenal Buku Kerja** (wajib): Buku kerja untuk dibaca (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja atau nama tab (default: “Sheet1")
+ **Rentang Sel** (opsional): Spesifikasi rentang - mendukung berbagai format:
  + Sel awal: “A2" (membaca semua data dari titik jangkar)
  + Rentang yang tepat: “A1: B10"
  + Rentang kolom: “A: B”
  + Rentang baris: "1:3”
  + Kosong: membaca seluruh lembar
+ **Sertakan Header** (kotak centang): Memperlakukan baris pertama sebagai header kolom saat diaktifkan. Saat dinonaktifkan, gunakan penamaan default (Kolom0, Kolom1, dll.) (default: BENAR)
+ **Tabel Data** (output): Variabel menyimpan data yang diekstraksi (default:`excel_table`)

**Penanganan Formula:**
+ Tindakan secara otomatis menghitung rumus dan menyimpan hasil dalam tabel data.

## Baca Sel
<a name="read-cell"></a>

Mendapat nilai dari sel. Digunakan untuk membaca nilai sel individu dari lembar kerja.

**Properti:**
+ **Pengenal Buku Kerja** (wajib): Buku kerja untuk dibaca (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Nama lembar kerja (default: “Sheet1")
+ **Referensi Sel** (wajib): Lokasi sel (misalnya, “A1")
+ **Nilai Sel** (output): Variabel menyimpan konten sel (default:`cell_value`)

## Menulis ke Lembar
<a name="write-to-sheet"></a>

Mengeluarkan tabel data ke lembar. Digunakan untuk menulis berbagai baris dan kolom ke lembar kerja.

**Properti:**
+ **Tabel Data** (wajib): Tabel data untuk menulis (misalnya,`my_table`)
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (default: “Sheet1")
+ **Mulai di Sel** (opsional): Posisi awal untuk penempatan data (default: “A1")
+ **Sertakan Header** (kotak centang): Menulis header kolom saat diaktifkan (default: TRUE)

## Menulis ke Cell
<a name="write-to-cell"></a>

Mengeluarkan nilai ke sel. Digunakan untuk memperbarui sel individual dalam lembar kerja.

**Properti:**
+ **Nilai untuk Ditulis** (wajib): Konten untuk sel (mis., “Urutan \$112345 “)
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (default: “Sheet1")
+ **Referensi Sel** (wajib): Lokasi sel target (misalnya, “A1")

## Tulis Baris Baru
<a name="write-new-row"></a>

Menambahkan deretan data ke lembar. Baris baru ditambahkan ke akhir data yang ada.

**Properti:**
+ **Nilai Baris** (wajib): Array nilai untuk baris baru, mulai dari kolom pertama (misalnya, ["Q1", “Sales”, 100])
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (default: “Sheet1")

**Validasi Data:**
+ Harus memberikan nilai sebagai format array
+ Nilai ditulis secara berurutan mulai dari kolom pertama

## Buat Lembar Baru
<a name="create-new-sheet"></a>

Menambahkan lembar kerja kosong. Lembar baru ditambahkan ke akhir buku kerja.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Nama untuk lembar kerja baru (mis., “Data Penjualan”)

## Lembar Salinan
<a name="copy-sheet"></a>

Membuat salinan lembar kerja. Lembar baru dibuat dalam buku kerja yang sama.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar untuk Disalin** (wajib): Nama lembar kerja sumber (misalnya, “Lembar Asli”)
+ **Nama Lembar Baru** (wajib): Nama untuk lembar duplikat (mis., “Lembar Asli (Salin)”)

## Ganti Nama Lembar
<a name="rename-sheet"></a>

Memperbarui nama lembar kerja yang ada.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar Saat Ini** (wajib): Nama lembar kerja yang ada (misalnya, “Sheet1")
+ **Nama Lembar yang Diperbarui** (wajib): Nama baru untuk lembar kerja (misalnya, “Data Q1")

## Hapus Lembar
<a name="delete-sheet"></a>

Menghapus lembar dari buku kerja. Tidak dapat menghapus lembar terakhir buku kerja yang tersisa.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar untuk Dihapus** (wajib): Lembar kerja untuk dihapus (misalnya, “Sheet1")

**Kendala:**
+ Tidak dapat menghapus lembar terakhir yang tersisa di buku kerja

## Atur Warna Sel
<a name="set-cell-color"></a>

Memperbarui warna latar belakang sel. Digunakan untuk menyoroti rentang sel tertentu.

**Properti:**
+ **Warna Sel** (wajib): Format kode hex RGB (misalnya, “FF0000" untuk merah)
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (misalnya, “Sheet1")
+ **Rentang Sel** (wajib): Rentang ke format - mendukung:
  + Sel tunggal: “A1"
  + Rentang yang tepat: “A1: B10"
  + Rentang kolom: “A: B”
  + Rentang baris: "1:3”

## Dapatkan Warna Sel
<a name="get-cell-color"></a>

Membaca warna latar belakang sel. Mengeluarkan warna dalam format kode hex RGB (misalnya, "FF0000" untuk merah).

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja sumber (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja sumber (misalnya, “Sheet1")
+ **Referensi Sel** (wajib): Sel untuk dibaca (mis., “A1")
+ **Warna Sel** (output): Variabel menyimpan kode hex RGB (default:) `cell_color`

## Sembunyikan Baris
<a name="hide-rows"></a>

Membuat baris tersembunyi di lembar. Data tetap utuh tetapi tidak terlihat.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (misalnya, “Sheet1")
+ **Start Row** (wajib): Nomor baris pertama untuk disembunyikan (penomoran Excel dimulai pada 1)
+ **Baris Akhir** (opsional): Nomor baris terakhir untuk disembunyikan. Jika kosong, hanya baris awal yang disembunyikan

**Penomoran Baris:**
+ Nomor baris Excel mulai dari 1 (bukan 0)
+ Harus memberikan nilai integer

## Perlihatkan Baris
<a name="unhide-rows"></a>

Membuat baris tersembunyi terlihat. Digunakan untuk menampilkan baris yang sebelumnya tersembunyi.

**Properti:**
+ **Pengidentifikasi Buku Kerja** (wajib): Buku kerja target (mis.,) `workbook_id`
+ **Nama Lembar** (wajib): Lembar kerja target (misalnya, “Sheet1")
+ **Start Row** (wajib): Nomor baris pertama untuk ditampilkan (penomoran Excel dimulai pada 1)
+ **Baris Akhir** (opsional): Nomor baris terakhir untuk ditampilkan. Jika kosong, hanya baris awal yang dibuat terlihat

## Praktik dan batasan terbaik
<a name="excel-best-practices-limitations"></a>

### Manajemen Pengidentifikasi Buku Kerja
<a name="excel-workbook-identifier-management"></a>
+ Simpan pengidentifikasi buku kerja dalam variabel deskriptif (misalnya,,) `sales_workbook` `report_file`
+ Gunakan kembali pengenal yang sama di beberapa tindakan pada buku kerja yang sama
+ Selalu buat atau buka buku kerja sebelum melakukan operasi data

### Spesifikasi Rentang
<a name="excel-range-specifications"></a>
+ Gunakan rentang yang tepat (“A1: B10") untuk operasi data yang tepat
+ Gunakan rentang kolom (“A: B”) saat bekerja dengan seluruh kolom
+ Gunakan rentang baris (” 1:3 “) untuk operasi header atau ringkasan
+ Biarkan rentang kosong untuk memproses seluruh lembar

### Optimalisasi Kinerja
<a name="excel-performance-optimization"></a>
+ Baca seluruh rentang bila memungkinkan, bukan sel individu
+ Operasi penulisan batch menggunakan tabel data daripada penulisan sel individu
+ Simpan buku kerja hanya ketika semua modifikasi selesai

### Batasan
<a name="excel-limitation"></a>

Kompatibilitas file terbatas pada format Excel modern (.xlsx) saja - file Excel lama (.xls) tidak didukung.