View a markdown version of this page

Inventaris - AWS Bimbingan Preskriptif

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

Inventaris

Persediaan harus dikelola, direncanakan, dan dikendalikan. Tujuan inventaris adalah untuk dapat memenuhi permintaan pelanggan tanpa overstocking. Ini mewakili peluang dan risiko dalam rantai pasokan. Misalnya, jika tidak ada persediaan yang cukup, layanan pelanggan dan pendapatan akan terpengaruh secara negatif. Jika ada terlalu banyak persediaan, biaya untuk dibawa dan investasi modal akan lebih tinggi dari yang diperlukan, berdampak pada profitabilitas.

Tabel berikut berisi perhitungan untuk membantu Anda merencanakan dan mengelola inventaris Anda.

Nama

Deskripsi

Perhitungan

Usia rata-rata inventaris

Perhitungan ini mengembalikan jumlah hari rata-rata yang dibutuhkan perusahaan untuk menjual inventarisnya.

(Average cost of inventory at its current level / cost of goods sold) × 365

Biaya persediaan rata-rata

Perhitungan ini mengembalikan biaya rata-rata persediaan untuk periode waktu yang ditentukan. Anda biasanya menjalankan perhitungan ini di awal atau akhir periode fiskal.

Sum(inventory cost at each time period) / # of time periods

Tingkat persediaan rata-rata

Perhitungan ini mengembalikan jumlah rata-rata unit persediaan di tangan, untuk periode waktu yang ditentukan. Anda biasanya menjalankan perhitungan ini di awal atau akhir periode fiskal.

Sum(inventory units in each time period) / # of time periods

Inventory-to-sales rasio (ISR)

Perhitungan ini membandingkan nilai inventaris Anda dengan total penjualan Anda, untuk jangka waktu yang ditentukan. Ini membantu Anda memantau jumlah modal yang dialokasikan untuk inventaris, dan ini adalah pengukuran stabilitas keuangan perusahaan. ISR terkait erat dengan rasio perputaran persediaan. Perbedaan utama adalah bahwa ISR mengembalikan investasi modal dalam persediaan pada titik waktu tertentu, sedangkan rasio perputaran persediaan mengembalikan berapa kali Anda mengaduk inventaris untuk periode waktu yang ditentukan.

Inventory value for a specific point in time / Sales value for a date range

Rasio perputaran persediaan

Perhitungan ini mengembalikan berapa kali perusahaan menyerahkan (atau mendaur ulang) inventarisnya selama periode waktu yang ditentukan. Jangka waktu paling sering 12 bulan. Anda dapat menghitung perputaran persediaan dengan menggunakan nilai biaya, nilai eceran, atau unit.

Untuk giliran inventaris 12 bulan menggunakan nilai biaya:

Annual cost of goods sold (COGS) / Average value of inventory level

Giliran inventaris (unit)

Perhitungan ini mengembalikan berapa kali perusahaan menyerahkan (atau mendaur ulang) inventarisnya selama periode waktu yang ditentukan. Jangka waktu paling sering 12 bulan. Anda dapat menghitung perputaran persediaan dengan menggunakan nilai biaya, nilai eceran, atau unit.

Untuk giliran inventaris 12 bulan berdasarkan unit:

Annual unit sales / Average unit inventory level

Kecepatan persediaan (IV)

Kecepatan persediaan diukur dalam satuan dan merupakan porsi persediaan yang diproyeksikan akan dikonsumsi dalam periode yang ditentukan berikutnya. Metrik ini membantu Anda mengoptimalkan tingkat inventaris untuk menyeimbangkan inventaris dan penjualan.

Opening stock / Sales forecast for upcoming period

Indeks turn-earn (TEI)

Perhitungan ini membantu Anda mengevaluasi keuntungan dan penggunaan inventaris. Ini membantu menjelaskan perbedaan antara inventaris yang bergerak lambat, laba tinggi dan inventaris yang bergerak cepat, laba rendah sehingga Anda dapat melihat bagaimana rasio perputaran inventaris dan laba kotor terkait. Umumnya, sebagian besar perusahaan menginginkan indeks turn-earn 150 atau lebih tinggi.

(Inventory turnover ratio × Gross profit percentage) × 100