Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.
Inventaris
Persediaan harus dikelola, direncanakan, dan dikendalikan. Tujuan inventaris adalah untuk dapat memenuhi permintaan pelanggan tanpa overstocking. Ini mewakili peluang dan risiko dalam rantai pasokan. Misalnya, jika tidak ada persediaan yang cukup, layanan pelanggan dan pendapatan akan terpengaruh secara negatif. Jika ada terlalu banyak persediaan, biaya untuk dibawa dan investasi modal akan lebih tinggi dari yang diperlukan, berdampak pada profitabilitas.
Tabel berikut berisi perhitungan untuk membantu Anda merencanakan dan mengelola inventaris Anda.
Nama |
Deskripsi |
Perhitungan |
Usia rata-rata inventaris |
Perhitungan ini mengembalikan jumlah hari rata-rata yang dibutuhkan perusahaan untuk menjual inventarisnya. |
|
Biaya persediaan rata-rata |
Perhitungan ini mengembalikan biaya rata-rata persediaan untuk periode waktu yang ditentukan. Anda biasanya menjalankan perhitungan ini di awal atau akhir periode fiskal. |
|
Tingkat persediaan rata-rata |
Perhitungan ini mengembalikan jumlah rata-rata unit persediaan di tangan, untuk periode waktu yang ditentukan. Anda biasanya menjalankan perhitungan ini di awal atau akhir periode fiskal. |
|
Inventory-to-sales rasio (ISR) |
Perhitungan ini membandingkan nilai inventaris Anda dengan total penjualan Anda, untuk jangka waktu yang ditentukan. Ini membantu Anda memantau jumlah modal yang dialokasikan untuk inventaris, dan ini adalah pengukuran stabilitas keuangan perusahaan. ISR terkait erat dengan rasio perputaran persediaan. Perbedaan utama adalah bahwa ISR mengembalikan investasi modal dalam persediaan pada titik waktu tertentu, sedangkan rasio perputaran persediaan mengembalikan berapa kali Anda mengaduk inventaris untuk periode waktu yang ditentukan. |
|
Rasio perputaran persediaan |
Perhitungan ini mengembalikan berapa kali perusahaan menyerahkan (atau mendaur ulang) inventarisnya selama periode waktu yang ditentukan. Jangka waktu paling sering 12 bulan. Anda dapat menghitung perputaran persediaan dengan menggunakan nilai biaya, nilai eceran, atau unit. |
Untuk giliran inventaris 12 bulan menggunakan nilai biaya:
|
Giliran inventaris (unit) |
Perhitungan ini mengembalikan berapa kali perusahaan menyerahkan (atau mendaur ulang) inventarisnya selama periode waktu yang ditentukan. Jangka waktu paling sering 12 bulan. Anda dapat menghitung perputaran persediaan dengan menggunakan nilai biaya, nilai eceran, atau unit. |
Untuk giliran inventaris 12 bulan berdasarkan unit:
|
Kecepatan persediaan (IV) |
Kecepatan persediaan diukur dalam satuan dan merupakan porsi persediaan yang diproyeksikan akan dikonsumsi dalam periode yang ditentukan berikutnya. Metrik ini membantu Anda mengoptimalkan tingkat inventaris untuk menyeimbangkan inventaris dan penjualan. |
|
Indeks turn-earn (TEI) |
Perhitungan ini membantu Anda mengevaluasi keuntungan dan penggunaan inventaris. Ini membantu menjelaskan perbedaan antara inventaris yang bergerak lambat, laba tinggi dan inventaris yang bergerak cepat, laba rendah sehingga Anda dapat melihat bagaimana rasio perputaran inventaris dan laba kotor terkait. Umumnya, sebagian besar perusahaan menginginkan indeks turn-earn 150 atau lebih tinggi. |
|