

Amazon Fraud Detector tidak lagi terbuka untuk pelanggan baru per 7 November 2025. Untuk kemampuan yang mirip dengan Amazon Fraud Detector, jelajahi Amazon SageMaker AutoGluon,, dan AWS WAF.

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# Buat versi detektor
<a name="create-a-detector-version"></a>

Versi detektor mendefinisikan aturan, urutan eksekusi aturan, dan secara opsional versi model, yang akan digunakan sebagai bagian dari permintaan untuk menghasilkan prediksi penipuan. Anda dapat menambahkan salah satu aturan yang ditentukan dalam detektor ke versi detektor. Anda juga dapat menambahkan model apa pun yang dilatih pada jenis acara yang dievaluasi.

 Setiap versi detektor memiliki status`DRAFT`,`ACTIVE`, atau`INACTIVE`. Hanya satu versi detektor yang dapat `ACTIVE` berstatus sekaligus. Selama `GetEventPrediction` permintaan, Amazon Fraud Detector akan menggunakan `ACTIVE` detektor jika tidak `DetectorVersion` ditentukan.

## Mode eksekusi aturan
<a name="rule-execution-mode"></a>

Amazon Fraud Detector mendukung dua mode eksekusi aturan yang berbeda: `FIRST_MATCHED` dan`ALL_MATCHED`.
+ Jika mode eksekusi aturan`FIRST_MATCHED`, Amazon Fraud Detector mengevaluasi aturan secara berurutan, pertama hingga terakhir, berhenti pada aturan pertama yang cocok. Amazon Fraud Detector kemudian memberikan hasil untuk aturan tunggal itu. Jika aturan dievaluasi menjadi false (tidak cocok), aturan berikutnya dalam daftar dievaluasi.
+ Jika mode eksekusi aturan`ALL_MATCHED`, maka semua aturan dalam evaluasi dijalankan secara paralel, terlepas dari urutannya. Amazon Fraud Detector mengeksekusi semua aturan dan mengembalikan hasil yang ditentukan untuk setiap aturan yang cocok.

## Buat versi detektor menggunakan AWS SDK untuk Python (Boto3)
<a name="create-a-detector-version-using-the-aws-python-sdk"></a>

Contoh berikut menunjukkan permintaan sampel untuk `CreateDetectorVersion` API. Mode eksekusi aturan diatur ke`FIRST_MATCHED`, oleh karena itu Amazon Fraud Detector akan mengevaluasi aturan secara berurutan, pertama hingga terakhir, berhenti pada aturan pertama yang cocok. Amazon Fraud Detector kemudian memberikan hasil untuk aturan tunggal itu selama`GetEventPrediction response`. 

```
import boto3
fraudDetector = boto3.client('frauddetector')

fraudDetector.create_detector_version(
detectorId = 'sample_detector',
rules = [{
    'detectorId' : 'sample_detector',
    'ruleId' : 'high_fraud_risk',
    'ruleVersion' : '1'
},
{
    'detectorId' : 'sample_detector',
    'ruleId' : 'medium_fraud_risk',
    'ruleVersion' : '1'
},
{
    'detectorId' : 'sample_detector',
    'ruleId' : 'low_fraud_risk',
    'ruleVersion' : '1'
}
],
modelVersions = [{
    'modelId' : 'sample_fraud_detection_model',
    'modelType': 'ONLINE_FRAUD_INSIGHTS',
    'modelVersionNumber' : '1.00'
}],
ruleExecutionMode = 'FIRST_MATCHED'
)
```

Untuk memperbarui status versi detektor, gunakan `UpdateDetectorVersionStatus` API. Contoh berikut memperbarui status versi detektor dari `DRAFT` ke`ACTIVE`. Selama `GetEventPrediction` permintaan, jika ID detektor tidak ditentukan, Amazon Fraud Detector akan menggunakan `ACTIVE` versi detektor. 

```
import boto3
fraudDetector = boto3.client('frauddetector')

fraudDetector.update_detector_version_status(
detectorId = 'sample_detector',
detectorVersionId = '1',
status = 'ACTIVE'
)
```