

Terjemahan disediakan oleh mesin penerjemah. Jika konten terjemahan yang diberikan bertentangan dengan versi bahasa Inggris aslinya, utamakan versi bahasa Inggris.

# sp\$1babelfish\$1volatility
<a name="sp_babelfish_volatility"></a>

Volatilitas SQL fungsi Postgre membantu pengoptimal untuk eksekusi kueri yang lebih baik yang bila digunakan di bagian klausa tertentu memiliki dampak signifikan pada kinerja kueri. 

## Sintaks
<a name="sp_babelfish_volatility-syntax"></a>

 

```
sp_babelfish_volatility ‘function_name’, ‘volatility’
```

## Argumen
<a name="sp_babelfish_volatility-arguments"></a>

 *function\$1name (opsional)*   
Anda dapat menentukan nilai argumen ini dengan nama dua bagian sebagai `schema_name.function_name` atau hanya `function_name`. Jika hanya menentukan `function_name`, nama skemanya adalah skema default untuk pengguna saat ini.

 *volatilitas (opsional)*   
SQLNilai volatilitas Postgre yang valid adalah`stable`,, `volatile` atau. `immutable` Untuk informasi selengkapnya, silakan lihat [https://www.postgresql.org/docs/current/xfunc-volatility.html](https://www.postgresql.org/docs/current/xfunc-volatility.html)

**catatan**  
Saat `sp_babelfish_volatility` dipanggil dengan `function_name` yang memiliki beberapa definisi, hal tersebut akan menimbulkan kesalahan.

## Set hasil
<a name="sp_babelfish_volatility-return-type"></a>

Jika parameter tidak disebutkan, maka set hasil ditampilkan di bawah kolom berikut: `schemaname`, `functionname`, `volatility`.

## Catatan penggunaan
<a name="sp_babelfish_volatility-usage-notes"></a>

Volatilitas SQL fungsi Postgre membantu pengoptimal untuk eksekusi kueri yang lebih baik yang bila digunakan di bagian klausa tertentu memiliki dampak signifikan pada kinerja kueri. 

## Contoh
<a name="sp_babelfish_volatility-examples"></a>

Contoh berikut menunjukkan cara membuat fungsi sederhana, lalu menjelaskan cara menggunakan `sp_babelfish_volatility` pada fungsi-fungsi ini menggunakan metode yang berbeda.

```
1> create function f1() returns int as begin return 0 end
2> go
```

```
1> create schema test_schema
2> go
```

```
1> create function test_schema.f1() returns int as begin return 0 end
2> go
```

Contoh berikut menunjukkan volatilitas fungsi tersebut:

```
1> exec sp_babelfish_volatility
2> go
            
schemaname  functionname volatility
----------- ------------ ----------
dbo         f1           volatile
test_schema f1           volatile
```

Contoh berikut menunjukkan cara mengubah volatilitas fungsi tersebut:

```
1> exec sp_babelfish_volatility 'f1','stable'
2> go
1> exec sp_babelfish_volatility 'test_schema.f1','immutable'
2> go
```

Saat Anda hanya menentukan function\$1name, hal tersebut menampilkan nama skema, nama fungsi, dan volatilitas fungsi tersebut. Contoh berikut menampilkan volatilitas fungsi setelah mengubah nilai:

```
1> exec sp_babelfish_volatility 'test_schema.f1'
2> go
            
schemaname  functionname volatility
----------- ------------ ----------
test_schema f1           immutable
```

```
1> exec sp_babelfish_volatility 'f1'
2> go
            
schemaname  functionname volatility
----------- ------------ ----------
dbo         f1           stable
```

Saat Anda tidak menentukan argumen apa pun, daftar fungsi akan ditampilkan (nama skema, nama fungsi, volatilitas fungsi) yang ada dalam basis data saat ini:

```
1> exec sp_babelfish_volatility 
2> go
            
schemaname  functionname volatility
----------- ------------ ----------
dbo         f1           stable
test_schema f1           immutable
```